Monday, December 11, 2017

Struktur dan Penyajian Data dalam Komputer.

A.   PENGERTIAN FIELD, RECORD, DAN FILE
Data terdiri dari kumpulan simbol yang mempunyai arti tertentu. Simbol ini dapat berupa huruf, angka, dan spesial simbol seperti tanda titik(.), tanda koma(,), tanda jumlah(+), tanda kurang(-), tanda persen(%)... dll. Pada umumnya kita mengenal 26 buah simbol huruf, paling kecil dari data terdiri dari sebuah simbol huruf atau angka yang disebut dengan karakter atau digit, sedangkan sebuah spesial simbol disebut dengan spesial karakter. Kumpulan dari karakter yang membentuk suatu unit tertentu dan mempunyai arti tertentu dikenal dengan sebutan “Field”.

Contoh:
·         Nomor Induk Pegawai (NIP)
·         Nama Pegawai
·         Alamat
·         Dll.
Kumpulan dari Field-Field yang berbentuk suatu unit yang lengkap disebut dengan “Record”. Biasanya record terdiri dari field-field yang mempunyai hubungan satu sama lainnya.
Contoh:
Record pegawai akan terdiri dari field sebagai berikut:
·         NIP
·         Nama Pegawai
·         Alamat
·         Golongan
·         Jabatan
·         Bidang/bagian
·         Dll.
Kumpulan dari record yang sejenis dan sudah memiliki keterangan disebut dengan “File”.
Contoh:
·         File pegawai STMIK akan berisi semua record pegawai di lingkungan STMIK
·         File barang STMIK akan berisi semua record-record barang di lingkungan STMIK
·         Dll.

B.    Record Format
Menurut cara bagaimana suatu record bisa disimpan di dalam suatu tape atau disk, dapat ditulis macam-macam record format, yaitu:
1.      Fixed Unblocked
CIRI-CIRI:
      Semua logical record sama panjang
      Tiap data area (block-physical record) berisi satu logical record
      Logical record= Physical record




2.      Fixed Blocked
CIRI-CIRI:
      Semua logical record sama panjang
      Tiap area data berisi lebih dari satu logical record
      Semua physical block sama panjang
      Jumlah logical record dalam tiap block selalu sama

3.      Variable Unblock
CIRI-CIRI:
      Panjang tiap logical record tidak sama
      Panjang tiap physical record tidak sama
      Tiap data area (block) berisi satu logical record dan field khusus BL & RL

Ket:     BL= Block Length
                        RL= Record Length

4.      Variable Block
CIRI-CIRI:
      Panjang tiap logical record tidak sama
      Panjang tiap block juga tidak sama. Jumlah logical record dalam block juga bervariasi.
5.      Undefined
CIRI-CIRI:
      Tiap logical record tidak sama panjang
      Tiap block berisikan satu logical record
      Block dan Record length tidak ada

6.      Spanned
CIRI-CIRI:
      Panjang tiap physical record adalah sama
      Panjang tiap logical record tidak sama
      Satu logical record mungkin berada dalam lebih dari satu physical record

C.    Seputar Block pada Record
Dalam komputasi (khususnya transmisi data dan penyimpanan data), blok, terkadang disebut physical record, adalah urutan byte atau bit, biasanya berisi beberapa logical records, memiliki panjang maksimum, ukuran blok. Pengolahan data pada block bernama Blocking.




D.   Alasan Melakukan Block Terhadap Record
1.      Mengurangi tempattempat karena hanya disediakan key area dan gap untuk tiap block, bukan untuk setiap record. (satu gap panjangnya= 0.75 inch dan satu bisa menyimpan 800 karakter.)
2.      Mengurangi waktu pada saat membaca dan menuis suatu record, karena membaca dan menulis dilakukan untuk tiap block, sedang proses dilakukan untuk setiap record.

E.    Metode Pengaksesan
Merupakan file menyimpan informasi. Bila digunakan, informasi tersebut harus diakses dan dibaca ke memory. Terdapat beberapa cara mengakses informasi pada file, diantaranya :
1.      Sequential Access Method
Akses berurutan, akses data sangat lambat, karena pada data akan diurutkan akses serial satu persatu.
Contoh: Magnetic Tape
Data direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik    magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya.
                                                
2.      Direct Access Method
Akses langsung       dapatkan data dari perangkat penyimpanan dengan langsung menuju ke tempat fisik berada di perangkat daripada harus secara berurutan mencari data di satu lokasi fisik.     Akses data relatif cepat, dibandingkan Sequential Access.     
Contoh: Hard Disk

o   Dilakukan pengaksesan terhadap harddisk untuk melihat dan menentukan di lokasi sebelah mana informasi yang dibutuhkan ada di dalam ruang harddisk.
o   Pada proses ini, aplikasi yang kita jalankan, Sistem operasi, sistem BIOS, dan juga driver-driver khusus (tergantung pada aplikasi yang kita jalankan) bekerja bersama-sama, untuk menentukan bagian mana dari harddisk yang harus dibaca.
o   Harddisk akan bekerja dan memberikan informasi di mana data/informasi yang dibutuhkan tersedia, sampai kemudian menyatakan, “Informasi yang ada di track sekian sektor sekianlah yang kita butuhkan.” Nah pola penyajian informasi yang diberikan oleh harddisk sendiri biasanya mengikuti pola geometris.
o   Yang dimaksud dengan pola geometris di sini adalah sebuah pola penyajian informasi yang menggunakan istilah silinder, track, dan sector. Ketika informasi ditemukan, akan ada permintaan supaya mengirimkan informasi tersebut melalui interface harddisk untuk memberikan alamat yang tepat (sektor berapa, track berapa, silinder mana) dan setelah itu informasi/data pada sector tersebut siap dibaca.
o   Pengendali program yang ada pada harddisk akan mengecek untuk memastikan apakah informasi yang diminta sudah tersedia pada internal buffer yang dimiliki oleh harddisk (biasanya disebut cache atau buffer).
o   Bila sudah oke, pengendali ini akan menyuplai informasi tersebut secara langsung, tanpa harus melihat lagi ke permukaan pelat itu karena seluruh informasi yang dibutuhkan sudah dihidangkan di dalam buffer.
o   Dalam banyak kejadian, harddisk pada umumnya tetap berputar ketika proses di atas berlangsung. Namun ada kalanya juga tidak, lantaran manajemen power pada harddisk memerintahkan kepada disk untuk tidak berputar dalam rangka penghematan energi. Papan pengendali yang ada di dalam harddisk menerjemahkan instruksi tentang alamat data yang diminta dan selama proses itu berlangsung, ia akan senantiasa siaga untuk memastikan pada silinder dan track mana informasi yang dibutuhkan itu tersimpan.
o   Nah, papan pengendali ini pulalah yang kemudian meminta actuator untuk menggerakkan head menuju ke lokasi yang dimaksud. Ketika head sudah berada pada lokasi yang tepat, pengendali akan mengaktifkan head tersebut untuk melakukan proses pembacaan. Mulailah head membaca track demi track untuk mencari sektor yang diminta. Proses inilah yang memakan waktu, sampai kemudian head menemukan sektor yang tepat dan kemudian siap membacakan data/informasi yang terkandung di dalamnya.
o   Papan pengendali akan mengkoordinasikan aliran informasi dari harddisk menuju ke ruang simpan sementara (buffer, cache). Informasi ini kemudian dikirimkan melalui interface harddisk menuju sistem memori utama untuk kemudian dieksekusi sesuai dengan aplikasi atau perintah yang kita jalankan.

 








3.      Random Access Method
Metode Akses Acak Akses acak Address Decoder akan menghasilkan data alamat yang akan diakses. Akses Data Cepat, lebih cepat dari Direct Access.     
Contoh: RAM.
 




























BAB IV
PENUTUP

A.   Kesimpulan
Dalam suatu file terdapat kumpulan dari record-record yang sejenis, dalam record terdapat dari kumpulan field-field yang saling berhubungan. Dalam format record terdapat berbagai macam format record menurut cara bagaimana suatu record dapat disimpan dalam suatu tape, diantaranya fixed blocking, fix unblocking, variable block, variable unblock, undifined, spanned. Alasan dalam melakukan block adalah agar dapat menghemat waktu untuk membaca ataupun menulis suatu  record dan juga untuk menghemat tempat menyimpan block. Merupakan file menyimpan informasi. Bila digunakan, informasi tersebut harus diakses dan dibaca ke memory. Terdapat beberapa cara mengakses informasi pada file, diantaranya : sequential access, direct access danrandom access.












DAFTAR PUSTAKA
people.cs.pitt.edu/~chang/156/08struct.html




Amalia  puspakameswara

Nadya berliana                   1ka16
                                     
Sindi fernanda

No comments:

Post a Comment

Struktur dan Penyajian Data dalam Komputer. A.    PENGERTIAN FIELD, RECORD, DAN FILE Data terdiri dari kumpulan simbol yang mempunyai a...